Tips Memilih Antivirus yang Tepat

Sering terdengar keluhan dari pengguna virus tentang antivirus yang mereka gunakan. Mulai dari virus yang terdeteksi di suatu antivirus, tapi tidak terdeteksi pada antivirus yang lain. Atau masalah bagaimana melakukan update terhadap antivirus yang digunakan.
Salah satu isu utama dalam dunia pervirusan adalah bagaimana memilih antivirus yang tepat. Seringkali dalam memilih antivirus, kita lebih percaya terhadap isu dari mulut ke mulut tentang memilih antivirus yang baik. Dan tentu saja kebanyakan dari kita yang awam akan teknologi informasi, menelan mentah-mentah saran tersebut, padahal belum tentu suatu antivrus yang digunakan oleh orang lain cocok untuk yang lain. “Lha terus bagaimana menentukan suatu antivirus cocok untuk diinstalll di komputer kita?” Ada beberapa parameter yang harus diketahui dalam memilih suatu antivirus yang cocok digunakan:

1. Level Penggunaan
Anda harus mengerti di level mana Anda sebagai pengguna, apakah user biasa yang awam akan tetek bengek mengenai keamanan dan virus atau sebagai pengguna yang mengutamakan keamanan data sebagai hal utama. Jika Anda termasuk pengguna awam, tentu saja yang dibutuhkan adalah antivirus dengan performansi tingkat menengah dengan sensitivitas rendah serta proses instalasi dan konfigurasi yang mudah dan tidak rumit.
Namun jika Anda pengguna tingkat mahir Anda membutuhkan solusi yang lebih advance. Antivirus yang cocok digunakan adalah avast untuk level awam dan kaspersky untuk lebih advance.

2. Harga dan Lisensi
Anda tentu harus memerhatikan pula dana yang dikeluarkan untuk mendapat jaminan keamanan dari sebuah antivirus. Jika mau berhemat, bisa menggunakan antivirus dengan lisensi gratis seperti AVG atau yang berbayar seperti Symantec atau Mcaffe.

3. Performansi
Performa antivirus dapat dilihat dari bagaimana suatu antivirus dapat mendeteksi varian terbaru dari suatu virus, serta penanganan terhadap file yang terindikasi terkena virus. Salah satu kelemahan antivirus buatan luar negeri adalah ketidakmampuan dalam menangani virus buatan lokal. Kombinasi antivirus bisa digunakan dengan memadukan antivirus luar dengan lokal, yang bersifat portabel (tanpa perlu diinstall).

4. Resource
Seberapa besar resource yang dibutuhkan untuk menjalankan antivirus juga menjadi salah satu pertimbangan penting, dengan antivirus yang banyak memakan resource akan membuat performa sistem secara keseluruhan menjadi menurun.

5. Update
Kemudahan untuk melakukan update haruslah dipertimbangkan. Pertimbangkan hal ini dengan seberapa sering Anda terkoneksi dengan internet serta perangkat yang digunakan. Jika menggunakan laptop tentu saja update dapat dilakukan dengan mudah karena terdapat banyak sekali infrastruktur internet gratis di sekitar kita. Namun Jika menggunakan desktop PC, ada baiknya mempertimbangkan menggunakan antivirus dengan update definisi virus yang bisa diunduh. Dalam hal ini bisa menggunakan Symantec, AVG, ataupun Kaspersky. Lalu antivirus seperti apa yang tepat digunakan? Tentu saja sesuaikan kondisi dengan kebutuhan, lalu kombinasikan beberapa parameter di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: